Negeri.id - Pagi itu, matahari terik khas Indonesia Timur begitu menusuk kulit, langkah kaki terus berjalan menyusuri dermaga Pelabuhan Labuan Bajo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pijakan terhenti saat seorang pemandu wisata mengarahkan langkah untuk naik ke atas speed boat yang akan membawa ke Pulau Padar, sebuah pulau dengan bukit tandus yang menjadi salah satu destinasi wisata di Labuan Bajo, NTT.
1 jam 5 menit menyusuri Lautan Komodo dengan speed boat, kami tiba di Pulau Padar. Hamparan bukit tandas menyasar di sisi kanan dan kiri, lautan biru menjadi hiasan di depannya.
"Silahkan mas untuk mulai tracking di Pulau Padar, jangan lupa untuk membaca peraturan terlebih dahulu di pulau ini," kata Fauzi seorang pemandu wisata yang sejak awal menjadi pendamping kami.
"Jangan lupa persiapkan air minum, karena perjalanan ke atas (bukit) melelahkan. Selain karena terjal, sengatan matahari juga sangat terasa," sambungnya.
Puluhan anak tangga menunggu di awal pendakian, tapi tak perlu khawatir, karena setiba di lokasi maka pemandangan indah pantai dengan pasir putih langsung menjadi obat lelah di pertama perjalanan.
"Kalau naik lagi sampai ke puncak maka pemandangannya lebih bagus mas," sahut Fauzi.
Untuk tiba di bukit Padar dibutuhkan waktu 30 hingga 45 menit dengan medan bukit terjal dan tanaman tandus karena panasnya sinar matahari. Tapi benar saja, usai menjalani perjalanan sekira 42 menit kami tiba di atas bukit padar.
Dari atas sana, semakin terlihat Laut Komodo, begitu masyarakat sekitar menyebutnya. Tak hanya itu, tiga pantai pasir putih juga terlihat indah dengan dibatasi bukit-bukit tandus yang menjadi khas wilayah tersebut.
Lokasi wisata ini sendiri tak pernah sepi dari pengunjung, bahkan tak sedikit masyarakat yang menjadikan lokasi ini sebagai tempat foto prewedding.
Berkunjung ke lokasi ini, Anda diharapkan mempersiapkan fisik yang prima karena harus mendaki bukit terjal. Disarankan juga agar menggunakan sepatu yang nyaman untuk mendaki. Jangan lupa menggunakan sun block untuk menghindari sengatan matahari. (Source:Merdeka.com)
Minggu, 20 November 2016
Tags :
Akomodasi
,
all
,
Labuan Bajo
,
Pulau
,
Wisata Bahari
,
Wisata Indonesia
,
Wisata Nusa Tenggara Timur
Popular Posts
-
Terbukanya wisata halal adalah salah satu alasan wisatawan Muslim untuk berkunjung ke Jepang. Negeri Sakura ini telah mengeluarkan panduan u...
-
Negeri.id - Pagi itu, matahari terik khas Indonesia Timur begitu menusuk kulit, langkah kaki terus berjalan menyusuri dermaga Pelabuhan Labu...
-
Negeri.id - Mendengar Bali, harum air asin dengan bentangan biru laut memukau hampir jadi satu yang pertama kali menyeruak di angan. Sudah ...
-
Negeri.id - Panorama bak di atas awan memang jadi satu godaan mutlak Yogyakarta. Nama-nama seperti Puncak Becici dan Kebun Buah Mangunan ja...
-
Bentuk paspor elektronik (e-paspor) sebenarnya hampir sama dengan paspor biasa. Perbedaan paling jelas terlihat ada tanda chip di bagian dep...
-
Tengah malam ini, tiket murah KAI sudah mulai bisa dibeli melalui berbagai saluran resmi penjualan tiket KAI, kecuali di loket penjualan di ...
-
Saat hujan turun, hangatkan badan dengan semangkuk bakso. Ada banyak pilihan bakso yang dijual di berbagai warung dan kedai di seluruh Indon...
-
Negeri.id - Daratan es Greenland menyimpan satu keajaiban alam yang istimewa. Istimewa karena hanya menampakkan diri beberapa saat dan tak ...
-
Usai mengucap janji di Gereja Katedral, pasangan artis Sandra Dewi dan Harvey Moeis kembali melangsungkan pernikahan di tempat idaman sang m...
-
Negeri.id - Jadi salah satu pulau dengan penduduk paling padat, tanah Jawa tetap menyimpan pesona alam yang sayang untuk dilewatkan. Tak ha...

